Posted by DeWe May - 26 - 2008 10 COMMENTS

Seseorang buatkan kue untuk Level Comics yang telah nerbitin ini. Kue yang enak.

Densha Otoko, Train Man, Manusia Kereta (lol wut) itu cerita yang populer, jadi sebenernya gak usah gw ceritain itu tentang apa juga gpp. Tapi for the sake for readability, gw singkat kisah ini dalam satu kalimat : Densha Otoko adalah cerita tentang cowok otaku Jepang yang nolongin cewek kaya n cakep (Hermes) di kereta, trus pdkt (gee I can’t believe used this word for this blog), dan hasilnya adalah…spoiler. Yang buat cerita ini beda adalah, tentu saja, adalah campur tangan 2ch dalam pengambilan keputusan-keputusan Densha Otokonya sendiri.

Sounds good, sounds good. Komiknya dibuat Hara Hidenori, and it’s on a marvelous technical level. Panel-panelnya ngalir enak banget, ekspresi muka Train man, Hermes, dan poster-poster 2ch bener-bener bisa membawa emosi (Gw bisa bayangin kalo gw ikut lagi posting di situ pasti sambil muter-muter tegang di kamar). It’s a superb comic, read it.

Ya, ya, it’s a beautiful love story and all, dan kisahnya sendiri diangkat dari kisah nyata (gak ada yang bisa buktiin sih, but let’s keep it beautiful, shall we?). Ceritanya pun bisa memotivasi nerds yang hidup di depan komputer untuk berubah ke hidup yang lebih baik dan nyari kesempatan untuk nyelametin orang.

..o rly?

These are some reasons that Densha Otoko will not happen in a second time :

1. Ingat hukum favorit gw : “If anything can go wrong, it will”. Ini basis dari semua hampir hukum di bawah.

2. Kita lagi di kereta (atau, kalo di sini, bis kota). Ada orang gangguin cewek. Mabok. Kita berusaha ngelawan. Dateng temennya bawa piso lipet. At least we die an hero.

3. Okelah, misalkan ada kejadian mirip. Trus kita posting di forum. Presumably the hive of scum and villainy, 4chan. Gw berani taruhan, bukan kata-kata motivasi yang lu dapet, tapi respons respons macam :
-FHUTA
-pics or it didnt happen
-rickroll
-something lolcat something something
-respons orang ngetawain lolcat diatas
-reaksi tak membantu sejenis
(please find the meanings yourself)

Sedangkan kalo kita posting di forum besar lokal, say, Kaskus, expect these :
-reply pertama adalah “PERTAMAX naik lagi nih bos? [emoticon]”
-reply kedua adalah “PERTAMAX slurp slurp [emoticon] EDIT : waks keduluan swt”
-reply ketiga adalah “wah asik tuh :D
-spam orang jualan
-tiba-tiba ada orang lain ngepost cerita dia juga, thread kita dibajak dan cerita kita gak dipeduliin lagi.

4. Densha Otoko itu winner. Inget : For every winner, there’s a dozen of losers. Odds are you are one of them.
5. All the good one are taken.
6. If the person isn’t taken, there’s a reason.
7. Buat cewek nih : “Before you find your handsome prince, you have to kiss a lot of frogs.”
8. If you think a girl is beautiful, her boyfriend will always be there to confirm it.

Eh, masih banyak, but I’ll stop here.

P.S. : Gw bukan orang pesimis, cuma gemar melihat sesuatu dari sudut pandang yang *sedikit* lain.

Tags : , Manga
Posted by DeWe May - 22 - 2008 12 COMMENTS

Dalam ingatan-ingatan masa kecil gw, ada keinginan untuk menjadi arkeolog, pake topi fedora coklat, bawa lentera, dan masuk-masuk goa sambil bergumam “tattarattaaaa tattaraaaaa”. Orang ini penyebabnya.

Kesukaan gw sama Indy kayaknya adalah buah dari usaha bokap gw untuk membuat anaknya suka nonton film yang sama (hey, he did succeed in making me a somewhat Star Wars geek) berhubung filmnya lahir sebelum gw dirilis ke dunia.

And I just watched The Kingdom of Crystal Skull.

And it was an Indiana Jones movie. Adegan penyelamatan komedik yang gak masuk akal? Check. Teka-teki yang mesti dipecahkan sepanjang film? Check. Plot berbau arkelogi dan mistis? Check. Indy’s whip in action? Check. The legendary “The Raiders March” oleh John Williams? Check. Hell, dengerin musiknya doang dengan sound system XXI pun bikin gw literally merinding.

Ah, yes. The sound. Bagi yang nonton film ini di DVD bajakan ato ngedownload lalu nonton dengan speaker komputer, please kindly return your life to God. Orang-orang kaya gini yang cuma ngabisin oksigen bumi. The Sound Design was awesome dan bikin gw pengen serius bikin Home Theater.

It is good. Real good.

Tags : , Movies
Posted by DeWe May - 17 - 2008 15 COMMENTS

Ya bukan D.I.Y. juga sih.

Bahan :

- LED. Yang banyak. Gw pake 6 LED putih.
- Push on Switch
- Batere 9 volt
- Kabel
- Karton
- Sarung Tangan
- Waktu luang

Cara :
Gunting karton supaya ngebentuk kotak, trus bolong-bolongin bagian tengahnya supaya bisa masuk kaki LED.
Hubungkan 3 LED secara seri, jadi ada 2 “seri”. Kedua seri ini lalu diparalel. Skematiknya kayak gini :

Hubungkan kabel dengan switch, atur supaya switch itu bisa diteken tanpa harus melibatkan tangan lain. Gw susun supaya switch diteken pas gw ngepal.

Atur-atur dikit bentuk kotaknya biar indah, trus pasang di sarung tangan.

Like this :

Trus gaya dikit lalu ambil foto :

Dengan sedikit usaha dan redesign, kita bisa bikin kayak gini :

Yeah. Totally. Uh…generator power 3 juta watt segede gelas kopi di dada dan otak lulusan summa cum laude MIT di umur 17 tahun juga mungkin membantu.

P.S. : Gak yakin ada orang aneh yang iseng mau bikin juga, tapi yang mau step-by-step lebih detil bilang o.o

Tags : , D.I.Y.
Posted by DeWe May - 12 - 2008 7 COMMENTS

Vegeta :
JAWABNYA ADA DI UJUNG LANGIT
KITA KE SANA DENGAN SEORANG ANAK :

ANAK YANG TANGKAS
DAN JUGA PEMBERANIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII

Tags : , Movies
Posted by DeWe May - 9 - 2008 10 COMMENTS

Here he comes
Here comes Speed Racer
He’s a demon on wheels
He’s a demon and he’s gonna be chasin’ after someone.

He’s gainin’ on you so you better look alive.
He’s busy revvin’ up a powerful Mach 5.

And when the odds are against him
And there’s dangerous work to do
You bet your life Speed Racer
Will see it through.

Go Speed Racer
Go Speed Racer
Go Speed Racer, Go!

He’s off and flyin’ as he guns the car around the track
He’s jammin’ down the pedal like he’s never comin’ back
Adventure’s waitin’ just ahead.

Go Speed Racer
Go Speed Racer
Go Speed Racer, Go!

Mindless fun FTW.
Disclaimer : Buat yang sama sekali gak tau Speed Racer, sangat disarankan untuk mencari tahu apa itu Speed Racer. Berbeda dengan Iron Man, where non-fans bisa jadi fans Iron Man dan long-time fans bakal seneng dengan sentilan-sentilan kecil, di Speed Racer, non-fans (atau mereka yang “uninformed”) bisa jadi pulang di tengah film karena kebanyakan nonsensenya.

Untuk yang udah nonton dan merasa “Ah ini film apaan, gak masuk akal banget!” Let’s see its base material, the original Speed Racer :
- Ada seorang anak, bernama Speed, dari keluarga Racer, yang jago balapan.
- Kakaknya, Rex Racer, meninggal ketika balapan. AND I PRESENT YOU THE WORLD’S SECOND WORST KEPT SECRET SINCE DARTH VADER IS LUKE’S FATHER : dia kembali sebagai pembalap bertopeng Racer X (best name ever. Rex. Racer X. Ummm yeah.)
- Dia punya mobil balap, Mach 5, yang memiliki kemampuan : Lompat, gliding, nyelam, motong pohon, dan ngeluarin robot burung.
- Mobil lain punya kemampuan yang lebih ngaco
- Arena balap meliputi : gunung es, gunung berapi, gurun pasir, piramid, dan atlantis

Now you go ahead and make a movie out of it.

Untungnya Wachowski Bros cerdas. Daripada dibuat realistis, mending sekalian dibuat kayak “real life anime”, dan hasilnya keren : kayaknya semua warna ada di film ini dan semuanya cerah, bahkan biru langit pun terlihat ceria sekali. Pergantian antar scene tampak seperti film kartun, dan adegan pertarungan (in a racing movie!) keren (well they did make The Matrix).

Oh, you’ll love the remixes of the original theme.

Verdict : Don’t be a close-minded idiot and enjoy this.

Tags : , Anime, Movies
Posted by DeWe May - 5 - 2008 11 COMMENTS

Akhir-akhir ini gw inget kata-kata kk gw tentang (kalo gak salah inget) “kalo kita pikir ‘ah ini mah gak bakalan terjadi’, itulah yang bakal terjadi” or something like that, lalu dia nyebut hukum dan nama orang. A quick googling menghasilkan 2 Law yang menarik, Murphy’s Law dan Finagle’s Law.

Murphy’s Law adalah versi “optimis” dari hukum ini, yang menyatakan :

If there are two ways of doing something, and one will result in a catastrophe, then someone will do it that way.

Sedangkan Finagle’s Law lebih pesimis (therefore I liked this more than the above) :

If anything can go wrong, it will.

Contoh dari hukum ini banyak, walaupun rasanya unbelievable enough to happen. Hujan akan turun saat acara api unggun. Lampu akan berubah merah tepat sebelum kita lewat dan sedang buru-buru. HP gak ada batere saat kita harus melakukan panggilan penting. One might argue that these are simply coincidences, but the world is really better without those unfunny people, so leave them out of this post, shall we?

Nah pas gw lagi mikir contoh apa lagi yang merupakan Murphy’s Law, gw nengok dikit dan ketemu! It’s the legendary now-defunct (drumrolls) GW Instek Function Generator GFG-8210!

Ini berhubungan dengan Murphy’s Law, “If there are two ways of doing something, and one will result in a catastrophe, then someone will do it that way”. Ini basis dari kenapa banyak desain yang satu arah : USB gak bisa dicolok kalo kebalik, floppy 3.5 gak bisa dimasukin kalo terbalik, tapi CD bisa dimasukin terbalik, which means ADA orang yang masukin itu CD secara terbalik, walaupun gak bakal ngaruh apa-apa.

Untuk yang belum tahu mengenai Insiden Function Generator gw males jelasinnya lagi, tapi baiklah gw singkat demi pembaca yang budiman. Alat praktikum di Labdasar Teknik Elektro bernama Function Generator rusak oleh kelompok gw, yang mengakibatkan 1 kelas harus ganti alat itu seharga 4,3 juta rupiah saja. Beliau rusak karena dikasih tegangan jala-jala ke output, tapi inget bahwa kejadian ini tidak pernah ada sebelumnya, sejak berpuluh-puluh tahun sejarah praktikum. Ada warning di alatnya CAUTION : DO NOT APPLY VOLTAGE TO OUTPUT JACKS. INSTRUMENT MAY BE DAMAGED. Why does this happen?

Jawabannya : It exploded because it can.

Ha! Jawaban yang singkat dan simpel tapi menjelaskan semuanya. Kalau dia tidak bisa meledak, dia gak mungkin meledak. Tapi ini dikasih warning “JANGAN KASIH TEGANGAN KE OUTPUT JACK, ALATNYA MUNGKIN JADI RUSAK”, yang mengimplikasikan bisa tegangan BISA diberikan pada output jack. Dan itu berarti alat itu BISA rusak dengan cara seperti ini. That is exactly why the instrument blew up : because it can.

Desain yang sempurna, yang tentunya tidak mungkin dicapai, adalah menghilangkan segala cara untuk memasang tegangan ke output jack, bukan kasih warning walaupun itu warning segede gaban. In fact, warning rarely prevents anything, in fact it implies that YOU CAN do the warned thing. Warning “Dilarang Menginjak Rumput” will result in the grass being stomped by stupid peoples, preferably in large groups.

Satu kalimat yang bisa menyimpulkan posting ini adalah kalimat favorit terbaru gw, “Make something idiot-proof, and they will build a better idiot”.

Ini pasti postingan tercerdas yang pernah gw buat.

Tags : , Asal
Posted by DeWe May - 1 - 2008 5 COMMENTS

You know, Iron Man itu satu-satunya superhero yang gw inget kapan pertama kali gw denger tentang orang ini. Kalo gak salah inget, waktu itu gw dan kakak-kakak gw lagi baca komik, mungkin Spider-man atau X-men, lalu kakak gw bilang semacam “Ada lagi Iron Man, dia pake armor dan bisa ngeluarin sinar dari tangannya!”. Ketertarikan gw berkembang, mulai dari beli Action Figurenya (ah…keliling kota untuk nyari Action Figure, how I missed thee) sampe selalu make Iron Man di setiap game yang ada karakter-karakter superhero Marvelnya. Ini yang bikin gw hyped, hampir overhyped, dengan Iron Man movie tahun ini.


It fulfills anything I wished and expected.

Terserah lu mau bilang apa, tapi Tony Stark itu impian semua (calon) engineer. Minimal anak-anak Elektro ato Mesin deh. You’ll see it yourself.

Action sequencenya gak berlebihan, humornya humor Tony Stark banget, special effects are seamless. Untuk mereka dengan lore pengetahuan dalam tentang Marvel Universe, they will be much, much extremely pleased with some bonuses at the middle of the film, end of the film, AND post-credit. Dan gw jarang seneng dengan needless romance di film-film kayak gini, cuma romance di sini cerdas.

Love this, and I’ll definitely buy the original DVD (atau Blu-Ray O_o ) when it comes out. Kthxbye.

Tags : , Asal, Movies
?>