Posted by DeWe September - 22 - 2008 14 COMMENTS

Misal, “Muke lu jauh”.

Frase ini dipopulerkan oleh Alm. Benyamin Sueb, seniman Betawi legendaris (or that’s what my 5-minutes Google “Research” said so) lalu jadi lebih terkenal di kalangan muda-mudi (oooh, kosa kata) setelah ada di lirik lagu yang dinyanyiin…someone…or some group…Sweet Martabak gitu? (EDIT : It’s NEO) Liriknya “Kalo belagu, muke lu jauh”,

Analysis time! Click to read.

Read More

Tags : , Asal, Personal Rant
Posted by DeWe September - 11 - 2008 13 COMMENTS

Cerita ini terjadi di zaman dahulu kala, ketika kerajaan bermunculan dan permen karet Yosan blom lahir.

Enam kerajaan besar, masing-masing dengan kekuatan pedang dan sihir, sedang berperang memperebutkan wilayah terbesar di dunia. Karena perang telah berlangsung selama 850 tahun, timbul keinginan untuk berunding dengan damai. Raja Kerajaan Angin pun mengutus tangan kanannya, sang Penyihir Angin untuk berundign bersama lima penyihir dari kerajaan lain.

“Kerajaan Angin berjanji akan memerintah kalian dengan adil!” kata Penyihir Angin kepada penyihir lain.
“Bisa apa kerajaan Angin? Sudah jelas yang paling mengenal keadilan itu adalah Kerajaan Api!” balas Penyihir Api.
“Api hanya akan mendatangkan bencana! Kerajaan Air akan memberikan kehidupan!” tandas Penyihir Air.

Pertengkaran terus berlangsung, masing-masing kerajaan ingin menguasai yang lain, sampai suatu saat tiba-tiba datang orang tua dengan kekuatan sakti. Orang tua itu menepuk kedua tangannya, sehingga bumi bergetar begitu keras dan langit pun bergemuruh.

“Tidak sadarkah kalian, bahwa kalian sedang memperebutkan sebuah bencana?” kata orang tua itu dengan suara bergetar. “Kekuasaan adalah kutukan! Siapapun yang memperolehnya akan menerima sebuah tanggung jawab yang begitu besar sehingga akan tumbuh bisul di badan kalian, pecah, lalu tumbuh lagi!”

Keenam penyihir mulai berpikir bahwa orang tua ini benar. “Jadi apa yang harus kami lakukan?” tanya Penyihir Bumi.

“Kalian sudah terlalu larut dalam permainan kegelapan ini.” kata si orang tua. “Untuk menyelesaikannya, kalian harus bertarung dengan takdir dan nyawa kalian. Kedua ibu jari kalian akan melambangkan tubuh dan jiwa kalian.” Semua penyihir mendengarkan dengan seksama.

“Kalian akan bergiliran menyebutkan sebuah angka.” jelas orang tua itu. “Angka ini tidak boleh lebih dari jumlah setiap ibu jari kalian, tubuh dan jiwa kalian semua. Secara acak, kalian harus mengangkat ibu jari kalian–mempertaruhkan tubuh, atau jiwa, keduanya, atau tidak sama sekali. Siapapun yang dapat menyebutkan dengan tepat berapa tubuh atau jiwa yang akan dipertaruhkan tiap giliran berhak melepaskan satu ibu jarinya dari permainan. Kalian akan terus berputar mengambil giliran, sampai hanya ada satu orang yang tersisa. Orang yang berhasil melepaskan ibu jarinya akan terlepas dari kutukan bernama kekuatan dan kekuasaan, sedangkan orang terakhir harus menerima takdir kutukan tersebut.”

Akhirnya keenam penyihir pun mempertaruhkan jiwa dan tubuh mereka sampai terpilih kerajaan penguasa baru. Semenjak ini, permainan tersebut mulai terkenal di kalangan rakyat, dan terus menerus dimainkan hingga ke zaman modern sekarang ini, yang namanya kini tinggal “Main jempol”.

Tags : , Asal
Posted by DeWe September - 6 - 2008 11 COMMENTS

Bangun subuh-subuh, langsung sarapan (biasanya dengan sekali telan).

Nonton berita di TV, liat ramalan cuaca untuk besok.

Keluar rumah, ngurus (ngangkat) ayam-ayam dan telur mereka serta merawat domba dan sapi.

Pergi ke kaki gunung, memetik buah-buahan dan bunga liar semuatnya ditaro di tas, menebang pohon bila sempat.

Saat orang-orang desa mulai beraktifitas, pergi ke desa dan bercengkerama. Juga memberi hadiah pada gadis yang sudah kita incar sebelum kehidupan dimulai.

Setelah puas belanja apapun yang kita butuhkan, kembali ke pertanian dan mulai bercocok tanam sampai sore.

Kalau urusan di pertanian beres, kembali ke kaki gunung dan mulai menebang pohon. Kumpulkan kayu sebanyak-banyaknya.

Mandi di pemandian air panas untuk menghilangkan lelah.

Selesai mandi, masuk ke goa dan mulai menambang sampai tas penuh.

Kembali ke pertanian dan jual atau simpan hasil tambang tadi.

Di rumah, mulai coba-coba resep masakan sendiri. Tidak lupa bermain-main dengan anjing.

Tidur secukupnya.

Bangun, ulangi semuanya mulai dari awal untuk setiap hari kecuali musim dingin.

Goddamit kalo gw punya produktifitas real life kaya gini gw pasti udah filthy rich dan hidup makmur O_o

Tags : , Asal
Posted by DeWe September - 3 - 2008 6 COMMENTS

Ya, lagi pada rame-rame nyoba Google Chrome, jadi gw coba juga lah. 

Tampilannya keren dan elegan, artinya gw suka. Tapi mungkin juga karena masih baru liat. The Menus, however…

 

Dalam Bahasa Indonesia!  With LULZ translation. (Yes I’m completely ripping off my brother’s idea for a post).

Daripada membuat posting ini begitu singkat, mari gw taro berita random yakni foto-foto terbaru dari film terbesar abad 21 yaitu Dragon Ball. Foto-foto dibawah ini resmi, btw :




Yes, the picture above is clearly him. Raja Iblis.

CAHAYA CINTA PERLAHAN MENYILAUKAN
ITULAH MIMPI KEHIDUPAN KEDUA
MIMPI ITU DARIMANA DATANGNYAAAA AAAA AAA AAA AAA

Tags : , Movies, Personal Rant
?>