Kantin Barat laut, gw mau makan sebelum kuliah, tapi gak mau makan banyak-banyak karena takut ngantuk. Nasi goreng sosis sepertinya lumayan.
Gw berdiri di depan ibu KBL yang sudah siap mencatat pesanan.
“Kamen Rider sosis.”
Ini yang terjadi dalam dua detik ke depan, dari pikiran gw dan (asumsi) pikiran si ibu penjaga kantin.
Gw: Berdiri tegak dengan mulut setengah terbuka, memahami kehidupan, merenungi apa yang baru saja gw ucapkan, apa yang membuat gw mengucapkan itu, dan kenapa langit biru.
Ibu penjaga kantin: Berdiri tanpa melakukan gerakan apapun, tangan kanan memegang pulpen di atas note pesanan yang masih kosong.
“Nasi goreng sosis.”
“Oh, udah abis.”
Sekian.


