Cisitu Baru No.1, 27 September 2009.
Kosan yang gw tinggal 1 setengah minggu. Agak kotor, tapi jauh dari kondisi terkotornya. Gw buka pintu kamar mandi dengan niat cuci muka dan melangkahkan satu kaki masuk.
Kecoa. Tepat di ujung jari kaki gw. Refleks gw angkat kaki, dan di saat gw berdiri dengan satu kaki itu, kecoa kedua dan ketiga muncul.
“Shit.”
Gw ambil kaleng baygon di deket pintu (yes I was prepared) dan semprot sebanyak-banyaknya ke kamar mandi, trus tutup pintu. Lanjut gw berbalik arah ngeliat karpet…
…and this is where the craziness began.
Kecoa keempat, di karpet. Gw ambil sapu lidi kebanggaan gw yang telah merenggut nyawa puluhan kecoa dan pukul sekencang-kencangnya. Mati seketika.
Tapi sepertinya mereka membalas dendam. Kecoa kelima muncul dekat sepatu, keenam di rak buku, ketujuh di bawah meja komputer. Gw aktifin sapu lidi gw dan dia berubah jadi Rekka Daizantou, lalu gw pukul semua kecoa yang ada. Semua mati. Gw sapu semuanya ke luar…
Kecoa kedelapan muncul di bawah kasur. Ini gila. Lalu terdengar bunyi krasak-krusuk dekat lemari pakaian, kesembilan. Lalu ada bunyi krasak lagi di dalam aluminium pintu WC gw. Kesepuluh.
Ini tidak benar, tidak beres. Apakah ini balas dendam perbuatan gw tahun lalu? Pertanda kalo gw mau diculik shocker, ato emang lagi geblek aja?
TE NO NO NE NOT

September 28th, 2009 at 1:54 am
megafail
September 28th, 2009 at 6:58 am
Mungkin teman2nya kecoak yang dulu pernah masuk blog ini
September 28th, 2009 at 2:33 pm
The Dawn of the Roach…
Itu smua zombie2 kcoa yg prnah lo bunuh We…. And they’re hungry…
September 28th, 2009 at 3:10 pm
siap2 bikin film The Lord of the Roaches We
September 28th, 2009 at 6:42 pm
siap2 jadi Kecoaman we
September 28th, 2009 at 7:36 pm
shokka??
mereka menyiapkan rencana pembalasan dendam ini setahun we. asal tau aja.
October 3rd, 2009 at 4:21 pm
pertanda kalo lo harus bersihin kost…