Posts by: dewe


Daily Whatever: Spin Saga | The Hero We Deserve sold out at Popcon Asia 2015. All is good.

Woah. Gw ngeprint 100, dan, termasuk yang udah PO sebelumnya, Daily Whatever: Spin Saga | The Hero We Deserve resmi sold out. Di hari kedua, gw harus stop penjualan demi besok ada yang dijual dan bukan cuma jual nasi tenggo sevel, dan yang order tambahan pun lumayan banyak. Itu pun, berkat ketidakmampuan gw dalam matematika dasar, ada beberapa yang PO dan belom langsung dapet (sorry, Agate and Ekuator guys :”>) I don’t know what to say. Really I don’t. (katanya penulis) Okay, I’m just…um…wow? Tadinya gw cuma mau print 50 karena gak yakin bakal banyak yang mau juga (ini event pertama!) Ngeliat preorder cukup banyak, Bea nyaranin print dinaikin ke 75, dan akhirnya 100. Untuk dua cerita (dan satunya gratis) yang gak jelas gini itu aja udah lumayan. Terima kasih banyak untuk yang udah beli, atau yang udah nyebarin beritanya, atau yang udah baca. Harapan gw dari orang yang menikmati karya gw cuma satu, semoga terhibur. Gw dan Bea mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Terima kasih untuk segala pihak yang sudah berhasil menyukseskan Popcon ini m(_ _)m dari acara yang gw pandang sebelah mata 3 tahun lalu sampe sekarang itu luar biasa. Now, for a more practical news! Yang udah preorder dari sebelum Popcon, komiknya bakal dikirim minggu ini. Yang pesen pas Popcon, bakal dikirim minggu depan (tunggu cetakan batch 2). Kalo gak dateng Popcon dan mau pesen sekarang, gimana? Beribu maaf, pemesanan online ditutup dulu _(:37  . Fokus gw di sini adalah selesain pesenan kemaren dulu. Komiknya bakal dijual lagi kah? Hopefully! Event terdekat adalah Comifuro, tanggal 22-23 Agustus di SMESCO dan gw harap masih ada kopi yang bisa dijual. Katanya mau ditaro online? Ah, ya. Karena permintaan di Popcon lumayan banyak, dan batch kedua baru bisa dikirim minggu depan, dengan berat hati gw harus mundurin tanggal rilis...

Read more


Spin Saga | The Hero We Deserve : The Origin (Part 2)

This is Bima’s fault! Atau, lebih tepatnya, komik Bima – Affectionate Parody yang gw bikin setelah cukup, em, terkesima dengan Bima Satria Garuda episode 1 (they improved a lot since then). Komiknya nyampah in every sense, tapi ada yang baca. Lebih lagi, ada yang suka. Liat read counter di imgur sampe lebih dari 9000 itu agak-agak magical. Komiknya juga tiba-tiba muncul di grup yang sama sekali gak ada hubungannya sama gw.

Read more


Spin Saga | The Hero We Deserve : The Origin (Part 1)

Gw gak tahu apakah ini menarik ato nggak, but hey! Let’s post! First thing first, I know nothing about comic writing. Semua pengetahuan gw tentang penulis komik adalah “bukan dia yang gambar”. Tapi gw punya cerita, yang rasanya bakal lucu dalam format komik. Gw butuh orang lain untuk gambar. Enter the inspiration: Bakuman! Walaupun gw tahu banyak komik (kebanyakan yang gw liat US, karena di mainstream Jepang gak terlalu banyak yang ngasih credit ke writer…waktu itu sih) punya tim Writer + Illustrator (+ asisten-asisten lain), keberadaan Bakuman entah gimana…memvalidasi…kalo gw bisa bikin komik walaupun ga bisa gambar. Caranya, yakinkan dulu yang gambarnya kalo ceritalu beneran bagus.

Read more


Daily Whatever Comic @ Popcon Asia 2015!

キタ━━━(゜∀゜)━━━!!!!! Bagi salah satu dari tiga orang yang baca The Hero We Deserve dan berpikir “Wah ini bagus! Coba ada versi fisiknya, mau deh beli!”, selamat! THWD versi fisik akan bisa dibeli di Popcon Asia 2015, tanggal 7-9 Agustus ini. Itu Minggu depan! Tapi bukan itu berita terbesarnya! ((((゜∀゜)))) Karena The Hero We Deserve itu cuma 24 halaman, gw pikir gak seru kalo jual komik tapi halamannya sedikit. Jadi gw dan Bea bikin one-shot baru, Spin Saga, yang akan muncul perdana di Popcon ini. Spin Saga adalah one-shot baru, 23 halaman, jadi total bukunya adalah 47 halaman komik! Kompilasi ini, yang dikasih judul Daily Whatever: Spin Saga | The Hero We Deserve (because I suck at making titles) akan bisa didapatkan di Booth Bloembot Circle, AA-22. Bloembot akan berisi barang-barang menarik dari ‘aa dan teteh yang baik hati lagi pandai menggambar, jadi jangan lupa mampir dan lihat-lihat! The Book of Rainbow dari Papercat Studio bisa dibeli di sini juga lho. “Tapi masa cuma mau baca Spin Saga aja mesti bayar? :(” iya gapapa. Spin Saga juga akan bisa dibaca gratis di website Dailywhatever.net, tapi ya. 1 Minggu setelah Popcon, Spin Saga bakal dirilis Online! Jadi kalo mau baca dan sombong lebih cepat di media sosial, mampir dan beli ya grin emoticon Takut kehabisan di Popcon? Pesan saja dulu lewat link di bawah: http://www.dailywhatever.net/dw/comic.html Atau contact gw dengan cara apapun. Q: Berapa harganya? Harga khusus preorder Rp. 40.000! Itu hanya dua lembar uang 20.000an! Harga beli di tempat Rp 45.000, masih lebih murah daripada sekali ngopi!* *kopi di kafe kekinian Q: Ada bonus preorder gak? Rencananya akan ada, lagi diusahakan. Q: Buat apa beli, kan nanti bisa baca gratis? Ya gapapa asal mau tunggu seminggu. Tapi buat yang beli, bisa jadi ada bonus lho. (ಠ∀ಠ) beli ya? ya?

Read more


Operation Salvage

Gw punya 2 hard disk gak kepake: 1 hard disk portable 40 GB dari jaman tahun 2006 ish, 1 lagi Mybook 500 GB dari tahun 2009. Both presumed dead. Dalam rangka nyari hard drive buat Wii U semurah-murahnya, gw liat-liat lagi opsi yang gw punya. Gw pikir, mungkin kedua hard drive itu bisa idup lagi kalo gw ganti kabelnya. Jadi gw beli 2 kabel untuk masing-masing. Mybook’s dead dead. Mungkin ada yang bisa disalvage kalo gw bawa ke toko, atau kumpulin Dragon Ball. Hard disk portable 40 GB masih bisa dibaca. Dia gw partisi 20/20, satu namanya Castor dan satu lagi namanya Pollux. Castor isinya NTFS, Pollux FAT32. Both contain embarrassing data from my college days. Mungkin bahan TA gw juga masih ada di situ. Pas lagi ngopi, si hard disk ini muternya lemah banget, berhenti setiap beberapa detik. Fingers crossed all can be saved.

Read more


A little bit behind the scenes on Super Santai

Nulis buat komik dan gambar komik itu tujuannya sering sama, yaitu menyampaikan perasaan yang tepat ke pembaca. Untuk nulis adegan, yang tentunya harus lewat tangan penggambar dulu sebelum sampe ke pembaca, kadang-kadang lebih penting kita jelasin kenapa adegan itu ada dibanding apa adegan itu. Inilah kenapa gw lebih suka ngeskets sebelum kasih ke penggambar, because I suck at explaining feelings through words. Hasilnya kayak panel di Super Santai Episode 5 ini: Skets asli cuma ngegambarin kalau Super Santai dan para Kroco G.I.A.T. berantem dengan cara kampung sekampung-kampungnya (timpuk2an batu) dan Jenderal Jon frustrasi. Beny sadar apa yang mau disampaikan dan nambahin gayanya sendiri: Ngumpet di balik meja plastik dan barang-barang yang dilempar lebih remeh lagi, which works absolutely beautiful. Little things, tapi dari pengalaman di THWD dan Super Santai, hasilnya selalu lebih bagus kalau penulis dan penggambar tahu kenapa sebuah adegan itu ada, bukan sekedar tahu adegan apa itu. Also, please read (and follow/like!) Super Santai.

Read more


My Impression of 10th Dimension Boys

Jika anda ingin bacaan ringan sambil menemani kopi sore, cobalah 10th Dimension Boys persembahan dari Cutbu. Garis gambarnya yang sederhana rupanya menyembunyikan kompleksitas yang begitu dalam di tiap panelnya, seakan mengingatkan pada kita bahwa hidup itu sederhana dan kompleks dalam waktu yang bersamaan. Salah satu tokoh yang paling sering muncul di komik ini, Songjo, adalah potret hidup masyarakat modern, yang sering diwakilkan tokoh ini dengan tendensinya untuk mencium kentut sendiri. Meskipun terkesan tidak jelas, komik ini ternyata sangat visioner. Salah satu cerita, misalnya, memvisikan manusia yang bisa terbang dengan tenaga kentut. Salah satu cerita lagi menjelaskan kalau kita menahan kentut di tengah publik, kentut itu bisa berapi dan menjadi sangat impresif. Meskipun begitu, kentut tetap harus dilakukan dengan bijak, karena ia hanyalah selangkah dari tahi. Jadi jika anda ingin bacaan yang jenaka tapi kompleks dan visioner, silakan baca 10th Dimension Boys. *terbang*

Read more


Werk werk

Kemampuan gambar gw sekelas dengan teripang, tapi kadang-kadang gw perlu gambar orang dengan pose tertentu. Thankfully I have more toys than I ever need. Dengan sedikit magic*, gw bisa langsung capture gambar dari HP ke PC. Abis itu tinggal tracing buat pose. Also, pamer maenan. *Airdroid aja sih

Read more


Super Santai

So I have a few things I’m doing, dan yang pertama adalah Super Santai. Berangkat dari kesalahan suatu brand dalam nyebut “Nusantaranger terinspirasi serial Super Santai dari Jepang” dan “Diinisiasikan oleh Shabi” or something like that. Lulz ensued, tiba-tiba siangnya udah ada grup whatsapp Super Santai. We quickly assembled, Shani dan Nabun as senior dari Nusantaranger untuk ngelead dari sisi orang yang berpengalaman, gw dan Beny Mowlana untuk urusan cerita dan gambar. Dapet idenya gampang karena banyak masukan dari twitter, jadi tugas terberatnya adalah ngubah ide itu jadi komik yang beneran lucu. Gw bikin skets dan Beny works his arcane magick untuk ngubah itu jadi actually gambar yang bisa dinikmatin manusia. Sketsnya juga lewat beberapa revisi rame-rame, jadi outputnya selalu hasil kesepakatan. So far so good. Berdasarkan kesibukan masing-masing, kita settle dengan 3 ish halaman per episode dengan jarak 2 minggu per episode. Gak terlalu banyak, but not a bad start at all! Ini akan terus berjalan dan kita udah punya rencana-rencana panjang, jadi tetep ditunggu yah. Tiap 2 minggu dengan konten-konten irregular diantaranya. Homepage (lol): http://www.supersantai.com twitter: @Super_Santai Facebook: Super Santai

Read more


So Things Happened

Jadi things happened, and it’s mostly good. Here’s how to bring this blog up to speed. Waktu The Hero We Deserve selesai, kira-kira bulan Desember, gw bingung mau taro mana. Berhubung gambarnya Bea terlalu imba untuk disia-siakan, gw bingung harus gimana ngelaunchnya: a) Launch di web, hope senpai notices. Tapi rentan menghilang begitu saja seperti perasaan pengen boker b) Tunggu keriaan kekomikan buat diprint dan jual. Tapi komiknya sendiri tipis beud.

Read more